TEROR SENAPAN ANGIN

Daniek Hendarto, APE Warrior captain, explains “Occasionally our rescue team takes in baby orangutans that have been shot. They are often sick and injured, disabled, some even deceased. On July 26, 2016, the arrest of an orangutan trafficker in Medan produced 4 baby orangutans, intended to be sold off. One of the babies, that we named Deka, was found by the Sumatran Orangutan Conservation Program team (SOCP) to have a bullet lodged in the back of her head. Deka is only a small example and one case of orangutans being showered with bullets. Help Centre for Orangutan Protection campaign against #terorsenapanangin (the terror of air rifles) that threatens the preservation of wildlife. Hunting is not a sport. Hunting is cruelty.”
Daniek Hendarto, kapten APE Warrior, “Terkadang tim rescue harus mengambil bayi-bayi orangutan yang sudah terhujam peluru. Mereka Sakit, Cacat hingga bahkan sudah tak bernyawa. Pada tanggal 26 Juli 2016 dilakukan penangkapan pedagang orangutan di Medan dengan barang bukti 4 bayi orangutan yang akan diperjualbelikan. Salah satu bayi kami beri nama Deka, dari hasil pemeriksaan tim Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) dalam kepala Deka terdapat satu peluru di bagian kepala belakang. Orangutan Deka adalah contoh kecil dan catatan kasus orangutan dengan hujaman peluru. Bantu Centre for Orangutan Protection mengkampanyekan #terorsenapanangin yang mengancam kelestarian satwa liar. Berburu bukan olah raga. Berburu adalah kekejaman.”

SINAR MAS DAN WINGS FOOD GAGAL BUKTIKAN KOMITMEN PADA PERLINDUNGAN ORANGUTAN DAN HABITATNYA

Centre for Orangutan Protection menyesalkan kegagalan Sinar Mas dan Wings Food dalam membuktikan komitmennya untuk membersihkan mata rantai pasokannya dari deforestasi. Komitmen tersebut sangat strategis untuk melindungi orangutan dan habitatnya. Kedua anggota RSPO tersebut menyampaikannya secara resmi pada tanggal 12 Agustus 2016. Sinar Mas mengkonfirmasikan bahwa tidak ada dokumen atau instruksi apapun untuk menghentikan pembelian dari PS Group. Sedangkan Wings Food, pada tanggal 11 Agustus 2016 menegaskan kembali laporannya kepada RSPO bahwa pihaknya tidak lagi membeli CPO dari PT. AE sejak menerima laporan. COP menilai bahwa hal itu tidak memadai sebagai pembuktian bahwa produsen Mie Sedap ini sudah menghentikan kontrak pasokan dengan PT. AE.

Sebelumnya, pada 21 Maret 2016, Sinar Mas dan Wings Food menyatakan telah memutuskan kontrak dagangnya dengan PS Group, segera setelah mendapatkan laporan dari COP bahwa PT. AE, (anak perusahaan PS Group) diduga membahayakan orangutan di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kasus ini menjadi semakin runyam karena PT. AE dinilai tidak segera mengambil langkah – langkah strategis untuk perlindungan orangutan. Sebaliknya, malah diduga memanipulasi keadaan dengan mempublikasikan hasil survey awal Yayasan BOS dan dokumen yang diduga dicuri dari Kementerian Kehutanan.

COP melaporkan PT. AE ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 10 Maret 2016 atas dugaan perusahaan habitat orangutan di Kalimantan Timur. Laporan itu ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan pada tanggal 20 – 21 Maret dan kemudian tanggal 21 dan 22 Mei 2016. Direktorat Penegakan Hukum Pidana KLHK dan BKSDA Kaltim pada tanggal 1 Agustus menegaskan bahwa Berita Acara Pemeriksaan kasus ini tidak dapat diberikan karena kasus masih dalam proses penyidikan dan bersifat rahasia. COP mendapatkan salinan BAP atas nama M. Salahudin AL Azis SH bin Tashan mewakili PT. AE dari GAR / Sinar Mas.

COP mendesak kepada Sinar Mas dan Wings Food untuk membuktikan komitmennya. COP Mendesak RSPO untuk membuktikan bahwa efektivitasnya sebagai sebuah asosiasi.

Informasi dan wawancara:

Hardi Baktiantoro
Juru Kampanye Perlindungan Orangutan
08121154911
orangutanborneo@mac.com

SCHOOL VISIT AT KINDER STATION JUNIOR HIGH SCHOOL

Ingin tahu tentang perlindungan satwa liar khususnya orangutan? Orangufriends siap berbagi.
Senin 23 Agustus 2016, orangufriends Yogyakarta mengunjungi SMP Kinder Station Yogyakarta. Kelas kecil sangat efektif untuk memberi pemahaman dunia konservasi yang tidak semua orang tertarik mengetahuinya. Kampanye #OrangutanBukanMainan dimana satwa dipaksa atraksi untuk pengunjung. Atraksi yang bukan merupakan perilaku alaminya. Siswa diajak berempati dari sisi sebaliknya. Edukasi yang dikemas menyenangkan, santai tapi serius.
Terimakasih orangufriends Yogya…
#schoolvisit #orangufriends

AKTIVIS SATWA DITAHAN

COP menyesalkan penahanan aktivis satwa Singki Suwadji oleh Kejari. Di saat yang sama, kejasaan mengelus-elus para pelaku kejahatan satwa dengan tuntutan yang rendah.

COOKING CLASS FOR KIDS

Yummie…
Lokaloka Bistro will be colaborating with COP for a Kids Cooking Class.. We’ll be cooking some fun yummy crêpes and making a super refreshing watermelon punch! We will have fun activities to know more about orangutans!
Funds will go to COP Orangutan Rehabilitation Centre in Berau, East Borneo..
It will be fun and interesting too!
Book now!
CP: KIA 081221810049

ENRICHMENT FOR LUTUNG

To enter the Lutung cage, you must be brave, because they are naturally temperamental. They would bite and scratch you if they feel threatened by you. But they are not as smart as the orangutans.
Enrichment idea is to put a swing made of second car tire so Lutung got a toy to play. We think, he loves it. (Inggrid Christy, Orangufriends Samarinda)

SENAPAN ANGIN TEROR SATWA LIAR

COP mengajak anda untuk menyebarluaskan kampanye TEROR SENAPAN ANGIN dengan cara foto dengan tulisan SENAPAN ANGIN TEROR SATWA LIAR. Sebarkan di media sosial mu, gunakan #TerorSenapanAngin dan @orangutan_COP
Masih ingatkah orangutan jantan dewasa Kunthi, Januari 2016? Dia buta karena di matanya terdapat peluru senapan angin.
Atau masih ingatkah orangutan Apung/Bumi? Bayi yang baru berusia dua minggu dengan peluru senapan angin di punggungnya?
Tentu masih ingat perdagangan 4 bayi orangutan di Medan! Satu diantaranya terkena peluru senapan angin di kepalanya.
Bayi orangutan dengan peluru senapan angin di tubuhnya??? Dapat dipastikan, induknya MATI.
Terimakasih atas kepedulianmu.
Save or Delete, You Decide.

ART FOR ORANGUTAN KIDS

Orangufriends Jakarta present Art For Orangutan Kids at Taman Kodok Menteng, Jakarta. The event is to celebrate International Orangutan Day. Photo and painting exhibition, Traditional dancer, story telling, colouring and drawing competion enliven Art For Orangutan Kids. Danilla artist join to sing a song too.
Thank you for supporting us. Save or Delete, You Decide!
#orangutanday #proudoforangufriends

SCHOOL VISIT AT SDN 004 TUMBIT DAYAK

Semangat pelajar SDN 004 Sambaliung, Kampung Tumbit Dayak, Kalimantan Timur sungguh luar biasa. Bersama Orangufriends Samarinda, mahasiswa KKN Unmul dan siswa COP School Batch #6, pada 19 Agustus 2016 yang bertepatan dengan International Orangutan Day berbagi cerita dengan 60 siswa Sambaliung ini. Orangutan adalah spesies payung yang menjadi pendukung keberhasilan upaya konservasi spesies lainnya. Seperti payung yang melindungi apapun yang berada dibawahnya.