PALANGKARAYA: BANANA NOT BULLET

Sendiri bukan berarti menghalangi kita berkegiatan, begitu kata Diska, orangufriends dari Palangkaraya yang merupakan alumni COP School Batch 7. Hari ini sangat menyenangkan sekali. walau sempat hopeless karena kurang personil. “Tiba-tiba dihubungi Rumah Baca Bahijau dan mereka mau ikutan aksi Banana not Bullet.”, ujar Diska.

Ini adalah aksi serentak di hari kasih sayang bahwa ada 32 kasus orangutan dengan 769 peluru senapan angin yang tertanam di tubuh orangutan hingga Februari 2018 ini. Kasus kematian orangutan dengan 130 peluru senapan angin di Kalimantan Timur adalah kasus terbaru dan peluru terbanyak yang menghujam orangutan. “Kebayangkan kalau tubuh kita dihujam peluru senapan angin sebanyak itu.”, jelas Diska lagi.

Tanggapan positif dari orang-orang yang menerima pisang dengan tulisan “Banana not Bullet”, sungguh menggembirakan. Malah tadei ada yang sempat bertanya tentang perkembangan kasus orangutan dengan 130 peluru tersebut. “Kaget, ternyata ada yang peduli loh. Banyak bahkan.”, tambah Diska lagi.

Berlokasi di Taman Pasuk Kameluh Palangkaraya, Kalimantan Tengah mulai pukul 20.00 WIB, Diska bersama teman-teman dari Rumah Baca Bahijau berkeliling membagikan pisang penuh makna ini, ajakan untuk semakin peduli pada Teror Senapan Angin.

SAMARINDA: BANANA NOT BULLET

This is how orangutan lovers celebrate Valentine’s Day! All of us in major cities across Indonesia today were giving away Bananas with slogan “Banana Not Bullet” to people on the street. It’s a peaceful campaign against the brutal killings of the Orangutans which has been increasing lately. (The latest one was an Orangutan which was shot 130 times with the same amount of bullets found lodged inside his body during the autopsy and the vets can’t take all of them out before they had to bury him, I can’t imagine the pain and the agony that he must have endured before he died) We want to give people awareness and to teach them to care a little more about our closest relative; the Orangutans. So our message as for today is “Shoot Bananas not Bullets, people!” And happy Valentine’s everybody! (Inggrid_Orangufriends)

KANDANG KARANTINA II HAMPIR SELESAI

Ini adalah minggu ke-3 pembangunan kandang karantina untuk empat orangutan yang akan dilepasliarkan ke habitat di tahun 2018. “Hari ini atap sudah terpasang.”, kata Ipul yang menjadi relawan pada pembangunan ini. Untuk menekan biaya pembangunan kandang karantina, COP Borneo mempekerjakan satu orang tukang dan dibantu relawan COP.

“Kami sangat menghargai dedikasi para relawan COP yang bersedia membantu pembangunan kandang karantina ini. Mereka rela jauh dari keluarga. Ditambah lagi di pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo ini, tidak terdapat sinyal telepon apalagi internet.”, ujar Daniek Hendarto, manajer program Eks-Situ COP dengan haru.

Plat besi pemisah satu kandang-dengan kandang yang lain akan segera dilas. Pemasangan pintu kandang, pengecatan dan pemasangan instalasi air akan dilanjutkan minggu depan. Mari bantu pembangunan kandang karantina tahap dua ini lewat Kami masih membutuhkan dana untuk membuat jalan titian di depan kandang.