ENRICHMENT PAKAN GANTUNG

Hujan deras mengguyur pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo. Sekolah hutan gagal dilaksanakan lagi. “Padahal tadi pagi cerah.”, ujar Jefri, animal keeper yang hari ini bertugas.

Cuaca cepat sekali berubah, pagi cerah, dua jam kemudian mendadak mendung dan hujan deras. Kilat dan suara petir membuat orangutan yang seharusnya berada di sekolah hutan ketakutan.

Tak habis ide untuk membunuh kejenuhan. Pakan orangutan yang seharusnya diletakkan di atas pohon pada saat sekolah hutan, dimodifikasi oleh Danel, animal keeper yang seharusnya memanjat pohon saat sekolah hutan. “Bayi orangutan ini harus sering-sering memanjat, walaupun di dalam kandang. Mereka tak boleh malas, dan makan begitu saja.”, pikir Danel.

Orangutan adalah satwa aboreal. Hampir sepanjang waktu, orangutan beraktivitas di atas pohon. Mulai dari bermain, istirahat, makan maupun minum tetap di atas pohon. Orangutan akan memanfaatkan semua yang berada di pohon untuk kelangsungan hidupnya.

Jadilah enrichment pakan gantung. Kuaci yang merupakan salah satu pengalih stres dan juga mengandung antioksidan ini dibungkus daun dan diikat akar gantung. Sedikit madu untuk menguatkan aroma menjadikan pakan kali ini lebih istimewa. Tidak hanya itu, pakan ini digantung di atas kandang. “Ayo Owi, Bonti, Happi… naik!”, teriak Jefri.

MARI MENGENAL DEBBIE

Saat ini, Debbie lebih dikenal dengan si nakal nan licik. Debbie adalah orangutan betina yang berada di pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo, Kalimantan Timur. Pertengahan April 2015, Debbie dipindahkan dari Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS). Saat di KRUS, Debbie ditempatkan satu kandang dengan orangutan jantan dewasa lainnya yang bernama Ambon. Dalam kesehariannya, Debbie terlihat tertekan dengan kehadiran Ambon. Luka gigitan dan memar terlihat di tubuh Debbie. Sejak pindah ke COP Borneo, Debbie sudah berbeda kandang dengan Ambon.

Akhir-akhir ini sifat agresif Debbie muncul. Kandang karantina mungkin menjadi penghalang untuknya berekspresi. Saat animal keeper memberi makanan atau membersihkan kandang, mereka harus ekstra hati-hati. “Menjaga jarak aman itu harus, kalau tidak, Debbie akan menarik bagian tubuh atau pakaian kita.” kata Ubang. “Selang air entah sudah berapa kali diambil Debbie. Tenaganya kuat dan selalu memenangkan perebutan tarik menarik selang. Jangan biarkan apapun dalam jangkauan tangannya.”, tambah Ubang.

Debbie mungkin harus menghabiskan sisa hidupnya di kandang. Untuk itulah kami membuthkan bantuan anda semua untuk membantu kami merawatnya. Kirimkan bantuanmu ke email info@orangutanprotection.com Kami mengharapkan Debbie pun memiliki kesempatan keduanya untuk hidup lebih baik lagi.

KEJAHATAN YANG BRUTAL

We took these pictures 3 days ago, somewhere in Borneo after I got report about orangutan killing in this area. And yes, the workers confirm that they killed an orangutan already. Stay tune to get updates from us. Let see who will end up in the jail.

For those who still believe that palm oil plantation have nothing to do with deforestation and massive killing of orangutans, think again.

Kami memotretnya 3 hari yang lalu, di suatu tempat di Kalimantan, setelah mendapatkan laporan tentang pembunuhan orangutan di kawasan ini. Dan ya, para pekerja mengaku bahwa mereka telah membunuh satu. Tetap pantau terus, kita lihat siapa yang akan berakhir di penjara.

Bagi yang masih percaya bahwa perkebunan kelapa sawit tidak berkaitan dengan pembabatan hutan dan pembunuhan orangutan, pikirkan lagi.