SEMANGAT DAN IMPIAN BARU LEWAT COP SCHOOL

Nama saya Alex Sander, sebelum mengikuti COP School Bacth 6 saya telah aktif sebagai Animal Keeper di Animals Indonesia, sebuah Pusat Penyelamatan Satwa di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan sejak satu tahun yang lalu. Suatu kebanggaan besar bagi saya untuk bisa bergabung dan aktif dalam upaya penyelamatan satwa. Saya memperoleh kesempatan besar untuk mengikuti COP School Batch 6 pada bulan Mei 2016.

Pada awalnya saya masih ragu mengikuti kegiatan ini, namun atas dasar saran dari kawan kawan seperjuangan, saya mencoba memberanikan diri untuk mengikuti kegiatan ini. Keputusan ini merupakan hal yang berat karena saya belum pernah berpergian jauh apalagi keluar luar pulau dan ijin orang tua yang belum juga merestui keberangkatan saya. Hampir satu minggu saya galau seperti orang yang tidak waras, namun saya tetap bersikeras untuk datang di kegiatan tersebut karena menurut saya  COP school  adalah kegiatan yang akan memberikan banyak hal positif bagi saya dan memberikan pelajaran hidup yang bisa memotivasi saya menjadi lebih baik.

Seminggu setelah galau, saya berangkat menunju Yogja pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2016 dengan niat, kemauan dan modal yang pas-pasan, hanya pas untuk ongkos pulang pergi. Sebagai informasi buat kalian, bahwa perjalanan dari Lubuk Linggau menuju Yogyakarta membutuhkan waktu selama tiga hari tiga malam, mungkin kalau satu hari lagi saya berada dalam bis pasti saya sudah menjadi mumi saat tiba di Yogya.

Pada saat bus tiba di Yogya, saya malah tidak sadarkan diri dan seseorang membangunkan saya kalau bis yang saya tumpangi telah menuju Solo. Pada saat itu saya bingung harus bagaimana namun supir bis memberikan bantuan untuk ikut dengan bis lain yang menuju kearah Yogya dan akhirnya saya tiba di tempat tujuan yaitu “Y.O.G.Y.A.K.A.R.T.A.!!!”.

Sebelum kegiatan COP School dimulai, saya dan beberapa kawan animal keeper dari COP Borneo berkesempatan menjadi relawan di Wildlife Rescue Center Yogyakarta selama 2 hari. Saya berkesempatan untuk merawat Siamang, berbagai jenis burung, orangutan dan membuat enrichment.

Pada tanggal 18 – 22 Mei 2016 saya mengikuti COP School Batch 6, hal yang pertama kali saya rasakan adalah seperti saya bukan siapa – siapa mengingat saya sangat awam dalam kegiatan konservasi dibandingkan dengan kawan-kawan lainya. Namun itu bukan penghalang bagi saya untuk belajar karena saya bertemu kawan-kawan dan tim seperjuangan (Kelompok 6) yang selalu mendukung saya walaupun saya paling bodoh dan dekil. Hahahaha…

Selama lima hari kegiatan saya mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga dari narasumber yang sangat menginspirasi dan memotivasi saya menjadi lebih baik lagi dalam dunia konservasi. Hal yang tidak terlupakan ketika tenda kelompok kami kebanjiran karena tenda kami bocor dan akhirnya kami tidur seadanya dan kami harus memakan kerak nasi karena nasi yang kelompok kami masak terlalu matang.

Banyak Hal yang saya peroleh pada saat kegiatan COP school Batch 6 dan tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya. Terimakasih kepada keluarga besar COP yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk belajar tentang dunia konservasi. Pada tanggal 23 Mei saya harus pulang kembali ke Lubuk Linggau dan kembali menekuni aktivitas yang saya lakukan dengan penuh semangat dan impian yang baru. (Alex_Orangufriends)

RUANG KELAS UNTUK SEKOLAH KONSERVASI SATWA LIAR

Namanya Wety, dari Purwodadi – Jawa Tengah. Dia adalah satu dari ribuan anak muda Indonesia yang menggilai tayangan Animal Planet dan ingin terlibat langsung di dalamnya. Wety menemukan jalannya di COP School Batch 1 pada tahun 2011. Kini, dia bersama dengan para alumni COP School lainnya, dari Batch 1 – 6 menjalankan Pusat Penyelamatan Orangutan COP Borneo di Hutan Penelitian Labanan, Kalimantan Timur.

Sejak diinisiasi pada tahun 2011, COP School telah meluluskan 145 orang, yang kini tersebar di berbagai organisasi perlindungan alam dan gerakan sosial. Mereka membangun jaringan kerja yang efektif untuk Indonesia yang lebih hijau. Sayangnya, hingga menjelang COP School Batch 7 yang akan diselenggarakan bulan Mei 2017 ini, COP School belum memiliki ruang kelas, meskipun lahannya sudah tersedia di Yogya.

Bantuan Anda akan digunakan untuk membangun ruang kelas dan mendukung program pelatihan COP School. Ini adalah investasi strategis untuk gerakan perlindungan satwa liar dan habitatnya di Indonesia.

Klik https://kitabisa.com/copschool

WHOEVER YOU ARE, LET’S JOIN COP SCHOOL BATCH 7

Halo! My name is Zahra and I am an employee of a private company in Jakarta. I am an alumni of COP School Batch 6 which was held last year. Since I was a kid, I have always loved animals. But since I do not have any background related to animal conservation, I thought all I can do was just watch animal planet, donate, and like and share some posts in social media.

I was wrong! Last year, I saw a facebook post about COP school, and I thought this was perfect for me. At first I was a bit scared. I did not know anybody in the program! I did not have background and experience related to animal conservation. I was completely new on this field. I also had to spend some time writing the pre-program tasks between works. But with determination, I managed to get picked as one of COP school student.

When I arrived at COP camp, I met new friends which were very open and welcome. COP school students had various backgrounds, age, and even nationality! All those differences did not stop us to feel like home.

During COP school, I learned and experienced a lot of new things: outside class (for example how to build tent, long march along with friends) and inside class. The classes were presented by experts from well-known animal and environmental conservation organizations. What a chance of a lifetime!
COP school was only for a few days, but it gives me a lot of things: new experiences, new knowledge, new friends, and the most important thing was a channel to get involved more about animal conservation, wherever you are, whatever your background is. For example, I can help with translating some COP activities articles for publication.

So whoever you are, as long as you have passion for animal conservation, let’s join COP school batch 7! (Zahra_Orangufriends)

SIAPA PUN KAMU, IKUT COP SCHOOL BATCH 7

Halo! Perkenalkan, namaku Zahra dan saat ini berprofesi sebagai karyawan di perusahaan swasta di Jakarta. Aku adalah siswa COP School Batch 6 yang diadakan tahun 2016 lalu. Sejak kecil aku punya kecintaan terhadap satwa. Tapi berhubung aku tidak punya latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan pelestarian satwa dan aku tinggal di Jakarta, aku sempat berpikir passion-ku terhadap pelestarian satwa tidak bisa disalurkan selain dengan nonton animal planet, berdonasi, atau like dan share post di media sosial.

Ternyata aku salah! Tahun lalu, aku lihat post di facebook tentang COP School, dan aku merasa ini adalah sarana yang tepat untuk aku. Memang awalnya agak takut, aku belum kenal siapa pun! Aku benar-benar baru di bidang ini.  Belum lagi ada tugas-tugas saat proses seleksi, yang membuat aku harus pintar-pintar membagi waktu dengan pekerjaan di kantor. Tapi, dengan tekad (dan nekad) aku maju terus dan ternyata berhasil lolos seleksi.

Ketika aku sampai di camp COP, aku langsung bertemu dengan teman teman baru yang sangat open dan welcome. Siswa COP School juga sangat beragam, berbagai background, umur, bahkan kewarganegaraan! Semua perbedaan tersebut tidak menghalangi kita untuk merasa seperti berada di rumah. Selama COP School berlangsung, aku mempelajari dan mengalami banyak hal baru, mulai dari hal di luar kelas (contohnya cara mendirikan tenda, long march bersama teman – teman), hingga materi yang disampaikan di kelas. Materi pun dibawakan langsung oleh ahli dari berbagai organisasi besar. Betul betul pengalaman sekali seumur hidup.

COP School memang hanya berlangsung beberapa hari, tapi bekal yang aku bawa pulang rasanya banyak sekali. Pengalaman baru, ilmu baru, teman-teman baru, dan yang terpenting adalah ruang yang tepat bagi setiap alumninya untuk membantu pelestarian satwa, dimanapun mereka berada dan apapun profesi mereka. Contohnya aku yang berprofesi sebagai karyawan swasta, bisa membantu pelestarian satwa melalui penerjemahan beberapa tulisan untuk publikasi kegiatan COP.

Jadi siapapun kamu, selama kamu punya passion untuk pelestarian satwa, ayo segera daftar ke COP School Batch 7.