GENERASI MUDA MENGENAL DAN MELINDUNGI KUKANG
Senin, 14 September 2026 suasana Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit terasa berbeda. Sekitar 100 siswa dari SDN 101833 Sibolangit, SMPN 2 Sibolangit, dan MTs YPI Al Hilal Bandar Baru berkumpul untuk mengikuti rangkaian edukasi konservasi dalam rangka memperingati Hari Kukang Sedunia. Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Resort CA/TWA Sibolangit BBKSDA Sumatera Utara, Yayasan Patron Satwa Indonesia (YPSI), dan Centre for Orangutan Protection (COP).
Dalam sesi edukasi, COP mengajak para siswa mengenal lebih dekat tentang orangutan, mulai dari kehidupan dan habitatnya hingga berbagai ancaman yang membuat keberadaan satwa ini menghadapi tantangan. Pesan penting juga disampaikan bahwa satwa liar bukanlah hewan peliharaan. Keinginan untuk memelihara satwa liar justru dapat menjadi awal dari masalah yang lebih besar bagi satwa dan alam.
Tidak hanya mendengarkan, para siswa juga diajak terlibat secara aktif melalui diskusi interaktif dan permainan edukatif. COP berusaha membuat konservasi lebih udah untuk dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak dengan cara yang lebih ringan dan menyenangkan.
Kegiatan ini juga diikuti dengan aksi bersih lingkungan, mengajak peserta elihat bahwa menjaga satwa liar tidak dapat dipisahkan dari menjaga habitatnya. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari keberlangsungan kehidupan berbagai spesies. Dari kukang hingga orangutan, pesan yang dibawa hari ini sederhana yaitu satwa liar hidup di alam, bukan di rumah manusia. COP akan terus mendorong tumbuhnya kepedulian sejak usia dini karena melindungi satwa liar bukan hanya tentang menyelamatkan satu spesies, tetapi juga menjaga hutan dan kehidupan yang bergantung di dalamnya. (APE_Sentinel)



