2,5 KG SISIK TRENGGILING DARI PERDAGANGAN ONLINE

Siapa bilang di tengah pandemi, pergerakan kita menjadi lebih lambat. Perdagangan satwa liar, seperti tak mengenal pandemi yang sedang terjadi. Publikasi formal maupun tidak formal yang telah beredar seperti tidak dihiraukan. Trenggiling yang menjadi tersangka membawa virus corona pun seperti isapan jempol belaka. Sabtu, 27 Juni 2020, tim APE Warrior Centre for Orangutan Protection beserta tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) LHK wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara didampingi Polda DIY telah berhasil mengamankan 2,5 kg sisik trenggiling. Satu orang tersangka tertangkap tangan.

“Jika untuk menghasilkan 1 kg sisik trenggiling berasal dari 4 trenggiling maka 2,5 kg sisik trenggiling yang berhasil diamankan hari ini setidaknya ada 10 ekor trenggiling bahkan lebih yang mati.”, ujar Daniek Hendarto, direktur Centre for Orangutan Protection.

Malam ini pelaku dibawa ke kantor pos Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Yogyakarta. Pelaku akan dijerat Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 

 

Comments

comments

You may also like