DEBBIE, ORANGUTAN TERTUA DI COP BORNEO

Sejak pertama kali datang di pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo, Debbie berada di kandang 1 atau kandang karantina berdampingan dengan orangutan Ambon dan Memo. Debbie sekarang berusia 26 tahun. Dia adalah orang tertua di COP Borneo. Debbie adalah orangutan yang tidak bisa dilepasliarkan ke habitat aslinya, karena usianya yang sudah terlalu tua dan perilakunya yang sudah tidak liar lagi. Hal tersebut disebabkan sudah terlalu lama Debbie hidup bersama manusia.

Selain menjadi orangutan paling tua, Debbie adalah orangutan yang paling ganas dan galak di COP Borneo. Beberapa keeper selalu menjadi sasaran keganasan Debbie. namun, karena para keeper sudah sangat paham sifatnya Debbie, mereka bisa menghindari hal-hal buruk yang akan dilakukan Debbie.

Sudah dua tahun ini, Debbie menghuni kandang karantina ini. Debbie pun memiliki kebiasaan menyimpang yang bukan prilaku alami dari orangutan. Debbie sering meludah dan bertepuk tangan. “Prihatin sekali saat harus menatap mata Debbie. Kandang karantina seperti penjara untuknya.”, batin Reza Kurniawan, manajer COP Borneo.

Solusi terindah untuk Debbie masih terus diusahakan. “Andai ada ‘Sanctuary Island’ untuknya. Debbie akan merasa hidup di alam bebas. Debbie akan menjelajah sesuai luas pulau tanpa ada jeruji atau dinding yang membatasi. Pagar alami bernama sungai akan menjadi batas jelajahnya.”, ujar Reza Kurniawan penuh harapan. (WET)

THE APE CRUSADER

Did you know that the APE Crusader Team have assisted the Wildlife Authority in 15 operations during 2016. 12 orangutans and 2 other wildlife have been saved and 3 people have been jailed as the result. The APE Crusader Team is joint operation between COP and the Orangutan Outreach.
The APE Crusader was the first team in Centre for Orangutan Protection. The APE Crusader since 2007 focus to save the habitat of orangutan, orangutan and wildlife.

Apakah kamu mengetahui bahwa Tim APE Crusader sudah mendampingi Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup di 15 operasi bersama selama tahun 2016? 12 orangutan dan 2 satwa liar lainnya berhasil diselamatkan dan 3 orang menjalani hukuman di penjara sebagai hasilnya. Tim APE Crusader adalah tim yang didukung atas kerjasama Centre for Orangutan Protection dengan Orangutan Outreach.
Tim APE Crusader adalah tim yang pertama kali ada di COP. Sejak tahun 2007, APE Crusader fokus untuk menyelamatkan habitat orangutan, orangutan dan satwa liar lainnya.

GOING RESCUE A BEGGAR ORANGUTAN

Today, COP deploy its APE Guardian Team to rescue a wounded orangutan on his head. He is begging for food on the street in East Kalimantan as the forest has gone to make way for oil palm plantation.
2 weeks ago, we have rescued a big male orangutan from the same area and have spotted another 3 orangutans. So, at least 4 orangutans need to be rescued now from the area. The APE Guardian is joint operation between COP and TOP.
http://www.orangutan.id/what-you-can-do/

Hari ini, COP mengirim tim APE Guardian untuk menyelamatkan orangutan terluka di kepalanya. Orangutan ini terlihat sedang mengemis makanan di pinggir jalan Kelay, Berau, Kalimantan Timur sebagai akibat hilangnya hutan untuk perkebunan kelapa sawit.
2 minggu yang lalu, kami harus menyelamatkan satu individu orangutan jantan dewasa. Di lokasi yang sama, kami menemukan 3 orangutan lainnya. Jadi, setidaknya ada 4 orangutan yang perlu diselamatkan dari lokasi ini.
Tim APE Guardian adalah tim yang terbentuk dari kerjasama Centre for Orangutan Protection bersama The Orangutan Project.