COMBAT ILLEGAL WILDLIFE TRADE

4 slow loris and 2 trachyphitecua auratus, SAVED from trader Surabaya, East Java.
Undangan Liputan: Tim Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan didukung Animals ID dan COP pada hari ini berhasil menggagalkan transaksi beberapa primata endemik Jawa yang dilindungi Undang – Undang. Konferensi Pers akan diselenggarakan sore ini jam 4 di Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK, Jalan Juanda 100, dekat bandara Juanda Surabaya. Terima Kasih.
#combatillegalwildlifetrade

CASE OF ORANGUTANS IN AE CORPORATION PALM OIL PLANTATION WORSENS: NATIONAL DOCUMENTS SUSPECTED STOLEN

The Directorate of Criminal Law Enforcement from the Ministry of Environment and Forestry has stated that the party has refused Centre for Orangutan Protection’s request for a copy of the Minutes of Enquiry as it is still under investigation. The refusal letter was numbered S.125/PHP/PPLKKH/GKM.3/8/2016 and dated the 1st of August 2016. These Minutes of Enquiry are in regard to the case of suspected destruction of orangutan habitat by AE Corporation in East Kutai. In this matter, COP staff have been investigated as witnesses. COP greatly appreciates this decision as it is in accordance with Indonesian regulations.

COP is also regretful of the circulation of the Minutes of Enquiry under the name of M Salahudin Aziz, who was investigated as a representative of AE Corporation, and suspects that these national documents have been stolen. These confidential documents were leaked to COP by Golden Agri Resources and Wings Food as buyers of AE Corporation palm oil products. COP has discussed this matter with the East Kalimantan Conservation and Natural Resources Agency (BKSDA) in a meeting on the 18th of July 2016. The Agency has promised to investigate this scandal.

COP is greatly concerned over the development of this case and the fate of the 13 orangutans that have been reported to be impacted by the activities of palm oil company AE Corporation. COP first reported this to Ministry of Environment and Forestry on the 10th of March 2016 and action has since been taken by the East Kalimantan Conservation and Natural Resources Agency to conduct investigations in the field. To this day, COP is yet to see any real rescue efforts. What has happened has been counterproductive. The initial reports from surveys by Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) and the Minutes of Enquiry that are suspected stolen have been used to manipulate the situation.

COP greatly appreciates the policies of GAR/Sinar Mas, Wilmar and Wings Food in suspending their commercial contracts with AE Corporation until this case is declared closed by the authorities. This is hoped to clear their supply chain of the blood of orangutans and the clearing of wildlife habitats. COP is currently considering a national campaign to boycott food products connected to palm oil companies linked to AE Corporation, if the parties involved do not take distinct steps to save the affected orangutans.

For interviews and further information, please contact:
Ramadhani, COP Managing Director.
Phone: 081349271904
Email: dhani@cop.or.id
For photos and videos, please contact:
Wahyuni Mangoensoekardjo, COP Communications Manager.
Phone: 082143671729
Email : yuyun@cop.or.id

Direktorat Penegakan Hukum Pidana dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup menyatakan bahwa pihaknya menolak permintaan Centre for Orangutan Protection untuk mendapatkan salinan Berita Acara Permintaan Keterangan (BAPK) dikarenakan masih dalam proses penyidikan. Surat penolakan tersebut bernomor: S.125/PHP/PPLKKH/GKM.3/8/2016 tertanggal 1 Agustus 2016. BAPK dimaksud adalah kasus dugaan perusakan habitat orangutan oleh PT. AE di Kutai Timur. Dalam hal ini staff COP diperiksa sebagai saksi. COP sangat menghargai keputusan tersebut karena sudah sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia. 

COP juga menyayangkan beredarnya BAKP atas nama M Salahudin Aziz yang diperiksa sebagai wakil perusahaan PT. AE. COP menduga telah terjadi pencurian dokumen negara. COP mendapatkan bocoran dokumen rahasia negara tersebut dari Golden Agri Resources (GAR) dan Wings Food selaku pembeli produk kelapa sawit PT. AE. COP telah mendiskusikan hal ini kepada (BKSDA Kaltim) dalam pertemuan tanggal 18 juli 2016. Pihak BKSDA Kaltim telah berjanji untuk mengusut skandal ini. 

COP sangat prihatin atas perkembangan kasus ini dan khawatir dengan nasib 13 orangutan yang dilaporkan terdampak oleh aktivitas perusahaan kelapa sawit PT. AE. COP pertama kali melaporkannya kepada KLHK pada tanggal 10 Maret 2016 dan telah ditindaklanjuti Balai KSDA Kaltim dengan pemeriksaan ke lapangan. Hingga saat ini COP belum melihat adanya upaya nyata untuk penyelamatan.  Yang terjadi justru kontraproduktif. Laporan Awal hasil survey BOSF dan BAKP yang diduga curian digunakan untuk memanipulasi situasi. 
 
COP sangat menghargai kebijakan GAR / Sinar Mas, Wilmar dan Wings Food untuk memutuskan sementara kontrak dagangnya dengan PT. AE hingga kasus ini dinyatakan selesai oleh otoritas. Kebijakan ini diharapkan dapat membersihkan mata rantai pasokan mereka dari darah orangutan dan pembabatan habitat satwa liar. COP sedang mempertimbangkan kampanye nasional untuk memboikot produk – produk makanan yang terkait dengan perusahaan kelapa sawit yang terkait dengan PT. AE jika para pihak yang terlibat tidak mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan orangutan yang terdampak. 

Untuk wawancara dan informasi lebih lanjut, silakan berkomunikasi dengan: 
Ramadhani, Direktur Pelaksana COP. 
Telepon : 081349271904
Email : dhani@cop.or.id

Untuk foto dan video resolusi, silakan berkomunikasi dengan: 
Wahyuni Mangoensoekardjo, Manajer Komunikasi
Telepon : 082143671729
Email : yuyun@cop.or.id

ART FOR ORANGUTAN 2016

Januari 2015, Gigi Nyala mengajak para seniman untuk peduli nasib orangutan Indonesia. Hasilnya. 90 karya seniman sampai di tangan panitia, semuanya dipajang di Jogja National Museum, dan menarik pembeli yang hasilnya didonasikan untuk orangutan Indonesia lewat Centre for Orangutan Protection.
Ini sebuah kerja keras seniman bersama, yang akhirnya melahirkan kembali #artfororangutan2 di tahun 2016.
Mari berkarya untuk sebuah alasan #orangutan

http://www.thejakartapost.com/…/govt-urged-prosecute-crimes…

#proudofOrangufriends #orangufriendEvents
#orangufriends #AFO2016

Page 92 of 159« First...102030...9091929394...100110120...Last »