ALOUISE’S MEDICAL EXAMINATION

Weighing less than 5 kg, precisely 4.3 kg. From the number of its teeth, it is estimated that he is 1 year old. He is a baby male orangutan named Alouise. An orangutan baby who just entered the COP Borneo Orangutan Rehabilitation Center on March 9, 2019.
It’s been ten days now since the COP Borneo medical team conducted a medical check-up (MCU) on the orangutan from the village of Selabing, East Kalimantan. Examination of herpes, hepatitis and HIV and faecal culture was carried out after Alouise underwent a period of quarantine and adaptation at the COP Borneo clinic.

“We hope that Alouise’s medical results will be good so that he can take part in a forest school class. The team also installed a microchip and collected fingerprints and body measurement data, “said vet Flora Felisitas after the examination. (EBO)

PEMERIKSAAN KESEHATAN ORANGUTAN ALOUISE
Beratnya tak sampai 5 kg tepatnya 4,3 kg. Dari gigi-giginya yang telah tumbuh diperkirakan usianya 1 tahun. Dia adalah bayi orangutan jantan bernama Alouise. Bayi orangutan yang baru saja masuk pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo pada 9 Maret yang lalu.

Selang sepuluh hari kemudian, tim medis COP Borneo melakukan medical check up (MCU) pada orangutan yang berasal dari desa Selabing, Kalimantan Timur. Pemeriksaan penyakit herpes, hepatitis dan hiv serta kultur feses pun dilakukan setelah Alouise menjalani masa karantina dan adaptasi di klinik COP Borneo.

“Kami berharap, hasil medis Alouise baik agar bisa mengikuti kelas sekolah hutan. Tim juga memasang microchip serta pengambilan data pengukuran tubuh serta sidik jari.”, kata drh. Felisitas Flora usai pemeriksaan. (FLO)

ANNIE FOUND BLACK FRUITS

Apparently, mid March is fruit season at the forest. Annie in his exploration in the forest school discovered black fruit, as local people call it.

He didn’t need to climb the tree, just pick the fruits from the ground. Annie enjoyed them until the remaining seeds were clean. “We never thought Annie would find black fruit. Annie, with a body larger than other small orangutans, is more active in exploring and experimenting with leaves, plants that she found. ”

Exactly a year ago, 11 March 2018 Annie the orangutan entered the COP Borneo orangutan rehabilitation center after three years of being illegally kept by Merapun villagers, East Kalimantan. Annie, who is male orangutan, continues to show progress every month. “Nothing is impossible. His life, which used to be in a wooden cage, does not necessarily jail him a lifetime. Let’s make his dream come true to return to his habitat.”, Jhonny said optimistically. (EBO)

ANNIE MENEMUKAN BUAH HITAM
Ternyata pertengahan Maret saatnya buah-buahan hutan siap dimakan. Annie dalam penjelajahannya di sekolah hutan menemukan buah hitam, begitu sebutan orang lokal pada buah yang berwarna hitam itu.

Tak usah bersusah payah memanjatnya, cukup dengan memetiknya di bawah. Annie menikmatinya hingga biji yang tersisa dengan bersih. “Kami ngak pernah mengira, Annie akan menemukan buah hitam. Annie dengan tubuh yang lebih besar dibandingkan orangutan kecil lainnya memang lebih rajin menjelajah dan mencoba-coba daun, tanaman yang dia temukan.”.

Tepat setahun yang lalu, 11 Maret 2018 orangutan Annie masuk pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo setelah tiga tahun dipelihara secara ilegal oleh warga desa Merapun, Kalimantan Timur. Annie yang berjenis kelamin jantan setiap bulannya terus menunjukkan kemajuan. “Tak ada yang mustahil, kehidupannya yang dulu berada dalam kandang kayu tak serta merta mengurungnya seumur hidup. Mari kita wujudkan mimpinya untuk kembali ke habitatnya.”, kata Jhonny lagi optimis.(Jhonny_CB)

UNYIL IS FASTER THAN UNTUNG

If this is a race to open young coconut on the island of orangutans, then Unyil orangutan would be the winner. For now, the orangutan island is inhabited by Unyil and Untung only. These two orangutans will be released next month.

Do you still remember Unyil’s background? The orangutan that is like human? Who was always fed with humanised diet? And his hair looked just like been straightened when he entered the Borneo COP orangutan rehabilitation center. The orangutan who was kept in a wooden cage and placed in the bathroom? The orangutan whose birthday was always celebrated every year? The orangutan who was even given a family last name? Yes Unyil, who was rescued from the toilet, will return to its habitat, next month.

While Untung, is an orangutan from a zoo with imperfect fingers. Little Untung who was a bit afraid to climb trees. Next month will be an opportunity to witness him truly wild and return to its habitat.
Coconut is the favourite fruit of both. Usually Unyil immediately grabs the coconut and within 10 minutes can enjoy its meat. Unyil is afraid that Untung would grab his coconut. That is why he could quickly open the coconut. “Unyil.. Unyil… you have to be even more fierce when you are in your habitat later, “Anen said with a smile. (EBO)

UNYIL LEBIH CEPAT DARIPADA UNTUNG
Jika ini sebuah perlombaan membuka kelapa di pulau orangutan, maka orangutan Unyil lah sebagai pemenangnya. Untuk saat ini, pulau orangutan dihuni oleh orangutan Unyil dan Untung saja. Kedua orangutan ini adalah orangutan yang akan dilepasliarkan pada bulan depan.

Masih ingat latar belakang Unyil? Orangutan yang diperlakukan seperti manusia ini? Makan selalu didulangi dengan menu seperti manusia? Rambutnya yang terlihat baru saja direbonding saat dia masuk pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo. Orangutan yang hidup di kandang kayu dan diletakkan di dalam kamar mandi? Orangutan yang dirayakan setiap hari ulang tahunnya? Orangutan yang bahkan diberi nama belakang keluarga? Ya Unyil yang diselamatkan dari toilet ini akan kembali ke habitatnya, bulan depan.

Sementara Untung, adalah orangutan yang berada di kebun binatang dengan jari yang tidak sempurna. Untung kecil yang takut-takut memanjat pohon. Bulan depan akan menjadi sebuah kesempatan untuk menyaksikannya benar-benar liar dan kembali ke habitatnya.

Buah kelapa menjadi buah kesukaan keduanya. Biasanya Unyil langsung mendekap kelapa tersebut dan dalam waktu 10 menit sudah bisa menikmati isinya. Unyil pun takut buah kelapanya direbut Untung, itu sebabnya dia dapat dengan cepat membuka kelapa. “Unyil… Unyil… kamu harus lebih galak lagi ya kalau di habitatmu nanti.”, ujar Anen sambil tersenyum. (Anen_CB)

Page 4 of 269« First...23456...102030...Last »