AMBON CHOICES CASAVA THIS MORNING

SINGKONG PILIHAN AMBON PAGI INI

Langit pagi ini kelabu dengan mendung yang berat. Musim hujan tak berhenti sejak Desember yang lalu. Seperti biasa, saatnya memberi makan di pagi hari dan dimulai dengan menimbang pakan. Timbangan buah maupun sayur untuk setiap orangutan menjadi berbeda sesuai dengan berat badan orangutan tersebut. 

40 ons untuk Ambon pagi ini. Nenas, pepaya, pisang, terong bulat, tomat, kangkung, kacang panjang dan singkong. Usai ditimbang, para perawat satwa mencucinya. Membawa makanan Ambon yang 4 kg sebenarnya tak begitu berat. Tapi jalanan menuju kandang menjadi becek karena hujan yang turun setiap hari lumayan bikin keringatan. Dan tiga keranjang lainnya untuk orangutan yang berada satu blok dengannya.

Pagi ini, Ambon makan yang mana ya? Apakah sama dengan yang kemarin? Seluruh isi keranjang sudah dituang ke tempat pakan di kandang Ambon. Ambon perlahan turun dari atas menuju tempat pakan. Diam, sambil menatapku dan melihat tepat pakan. Ambon mengambil singkong. What… singkong? Menggigit kulit singkong dan memakan dalamnya, owh suaranya begitu renyah. Ambon terlihat menikmati singkongnya. Kemudian masih dengan memilih singkong sebagai potongan makanan keduanya. 

Kalau kamu, singkong akan diolah jadi apa untuk sarapanmu?

AMIR MENYUKAI ORANGUTAN OWI

Sejak pertama kali Amir, perawat satwa di Pusat Rehabilitasi Orangutan COP Borneo bertugas di sekolah hutan, Amir bertanggung jawab mengawasi Owi. Owi si tukang gigit terutama pada orang yang baru dikenalnya, menjadi begitu manisnya saat digendong Amir. 

“Owi itu paling suka digendong di ketiak kananku.”, kata Amir dengan senangnya. Owi menjadi orangutan yang sangat patuh jika bersama Amir. Owi juga akan patuh saat disuruh naik ke atas pohon dan menghabiskan waktunya di atas pohon. 

Owi juga akan segera turun saat Amir memanggilnya. Lalu kenapa Owi menggigit semua relawan yang bertugas saat akhir tahun kemarin? “Owh kak Amir… andai kamu ada saat penimbangan mingguan orangutan kemarin, tentu kami tidak sibuk menghindari gigitannya.”, ujar Kiki, relawan dari Semarang yang masih kuliah di Fakutas Hukum, UNDIP.

Owi menjadi orangutan favorit untuk Amir. Warna rambutnya yang terang dan halus membuat Amir jatuh cinta pada Owi. Owi itu cantik begitu katanya lagi. Untuk kamu yang ingin mengadopsi Owi langsung email ke info@orangutanprotection.com

 

SEPTI BERKELILING KANDANG MENANTI PAGI

Hujan deras pagi ini membuat siapapun enggan keluar dari selimutnya. Tapi detik jam tak pernah berhenti sesaat pun, para perawat satwa yang telah selesai libur Natal dan Tahun Baru dengan semangat memotong buah, menimbang dan mencuci nya untuk orangutan-orangutan yang telah menunggunya di kandang. 

Masih ditemani para relawan, membersihkan kandang, menyikat lantai kandang yang mulai berlumut dan saatnya memberi makanan. Septi terlihat di atas dan mulai berkeliling kandang. “Bagus Septi, mungkin kamu kangen sama perawat satwa yang libur ya. Semakin sering bergerak samakin bagus untuk perutmu yang kembung”, ujar Lia, relawan dari Tanggerang yang merupakan alumni COP School Batch 7.

Lalu, apa yang akan dimakan Septi pagi ini ya? Septi memilih pepaya dan kali ini, dia memakannya. “Kemarin dia mengunyah pepaya, tapi dilepehnya, itu si Berani yang kandangnya bersebelahan malah mencuri lepehannya.”, Lia yang merupakan lulusan Psikologi sangat memperhatikan orangutan-orangutan di COP Borneo. “Orangutan pun punya pribadi yang unik.”.

 

Page 30 of 330« First...1020...2829303132...405060...Last »