Who is in the toilet?

Sorry to this bad news. Our APE Crusader team just discovered this in a toilet. We have not enough words to tell his misery.

Maaf untuk berita buruk ini. Tim APE Crusader tim menemukan ini dalam sebuah toilet. Kami tidak punya cukup kata untuk menggambarkan penderitaannya.

I AM NESTING

Nesting is an essential skill for orangutan. They have to build a nest for sleep in the canopy, away from predators. They learn it from mom. For orphaned orangutans in the rehab centre, the will learn it from baby sitter or technician as surrogate mother. Many of them still remember the lesson they learnt when their mother still alive. So we just need to give them opportunities as much we can to develop their skill during forest school or even inside the cage. We provide leaves inside the cages before evening. Many of them are expert now, just like wild one. We confidence to release 3 of them to wild in the next semester. Keep support us to create second chance to them to be wild and free orangutan.

Membuat sarang adalah keahlian yang harus dimiliki orangutan. Mereka harus membuat sarang untuk tidur di tajuk pohon, jauh dari jangkauan pemangsa. Mereka mempelajari keahlian itu dari induknya ketika mereka masih hidup. Bagi orangutan yatim piatu, mereka mempelajarinya dari baby sitter atau teknisi sebagai ibu pengganti. Banyak diantara mereka masih ingat pelajaran yang didapat dari ibunya. Jadi kami hanya menyediakan sebanyak mungkin kesempatan untuk melatih keahliannya selama sekolah hutan atau bahkan di dalam kandang. Kami menyediakan dedaunan di dalam kandang sebelum malam. Banyak diantara mereka sudah sangat ahli selayaknya orangutan liar. Kami percaya diri bisa melepasliarkan mereka di semester depan. Tetap dukung kami menciptakan kesempatan kedua bagi mereka untuk hidup bebas di alam.

FROM BOSF WITH LOVE

Finally, all the 13 orangutans arrived in their new home at the COP Borneo. Labanan Forest is a prefect place for rehabilitation as well as sanctuary for Ambon, Debby and Memo. No more people intervene their privacy. This big job would not done without support from our ally Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). They deployed a vet and 6 keepers to assist COP. So, 50% percent of this success was belong to BOSF. It is impossible for us to do it alone as COP just a tiny organisation. We only have 1 vet and 6 keepers at the moment.

This is not the first time for COP and BOSF teams to work together. It was not difficult for COP and BOSF team together as team as we have similar standard. Our Principal, Hardi was the assistant for Lone Nielsen in BOSF Nyarumenteng several years ago. He just adopt and implement what he learn from the Guru. We show to the world that partnership is good to achieve our common goal.

Akhirnya, ke 13 orangutan itu tiba di rumah barunya di COP Borneo. Hutan Labanan adalah tempat yang sempurna untuk rehabilitasi dan pensiun bagi Ambon, Debby dan Memo. Tidak ada lagi orang yang bisa mengganggu privasi mereka. Kerja besar ini tidak akan beres tanpa dukungan dari sekutu kami Yayasan BOS. Mereka menerjunkan 1 dokter hewan dan 6 perawat to membantu COP. 50% dari sukses ini adalah milik mereka. Tidak mungkin bagi kami untuk melakukannya sendiri karena kami hanya organisasi mini. Kami hanya punya 1 dokter hewan dan 6 perawat saat ini.

Ini bukan yang pertama bagi tim COP dan BOSF. Tidak sulit bagi tim COP dan BOSF dalam bekerja bersama karena kami punya standar yang mirip. Ketua kami, Hardi, dulunya adalah asisten Lone Nielsen di BOSF Nyarumenteng beberapa tahun lalu. Dia hanya mengadopsi dan menjalankan apa yang dipelajari dari gurunya.  Kami menunjukkan pada dunia bahwa kerjasama itu baik untuk mencapai tujuan bersama.

Page 280 of 291« First...102030...278279280281282...290...Last »