ADULT ORANGUTAN KILLED IN SANGATTA RIVER

KLIKSANGATTA. An adult orangutan (Pongo pygmaeus) was found on the banks of the River Sangatta, precisely at the end of the Gang Jalan Rawa Indah, Sangatta District of North, East Kutai Regency, East Kalimantan, Sunday, May 1, 2016. Approximately at 10:50 pm, some police personnel, firefighters, Kutim PMI has been in the location for evacuation.
The East Kutai Police Commander, Adj AKP Andika Dharma Sena stated, the initial report came from the police Sangatta about 30 minutes ago. He said he had coordinated with the BKSDA Kaltim and the Centre for Orangutan Protection (COP).
“We evacuate it first. We also coordinate with COP, BKSDA Kaltim and relevant agencies for further treatment. We’ve asked COP’S medical team have to come from for autopsy. We’ll see, whether the cause of his death : is it deliberately killed by human or not,” Sena stated.
Currently, the body of the poor orangutans have been taken to the General Hospital of Kudungga in Jalan Soekarno-Hatta for the initial inspection until the autopsy team coming, he added.
“All the witnesses first statement will also be taken for examination. Including areas surrounding the examination will be narrowed, it will be described the scene of his, “said Sena.
He did not comment much related to any speculation regarded swelling sores and maggots crowd. He only suspected that orangutan have died a few days ago.
“However, lets the COP’s vet autopsy it.”
KLIKSANGATTA – Seekor orangutan (Pongo pygmaeus) dewasa ditemukan hanyut dalam kondisi telah membusuk di tepi Sungai Sangatta, tepatnya di ujung Gang Rawa I Jalan Rawa Indah, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Kalimatan Timur, Minggu 1 Mei 2016.
Satwa yang masuk kategori terancam punah itu ditemukan dalam kondisi telungkup dengan bagian punggung menyembul ke permukaan air. Sekira pukul 10.50 wita, sejumlah personel kepolisian, pemadam kebakaran, PMI Kutim telah berada di lokasi untuk evakuasi.
Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena menyebutkan, laporan awal berasal dari Polsek Sangatta sekitar 30 menit yang lalu. Dirinya mengatakan telah berkordinasi dengan BKSDA Kaltim dan Centre of Orangutan Protection (COP), salah satu NGO pelestarian dan perlindungan orangutan.
“Kita evakuasi dulu. Koordinasi dengan BKSDA Kaltim dan COP serta instansi terkait untuk penanganan lebih jauh juga sudah. Kita sudah minta datangkan tim medis dari COP di Berau untuk otopsi. Kita lihat nanti, apakah penyebabnya kematiannya. Disengaja (ulah manusia, Red.), hanyut atau dia tenggelam atau bagaimana,” ungkap Sena di lokasi.
Saat ini, jasad orangutan malang itu telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kudungga di Jalan Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan awal hingga tim otopsi datang, ia menambahkan.
“Semua saksi-saksi pertama kali juga akan diambil keterangannya untuk pemeriksaan. Termasuk sekitar areal pemeriksaan akan dipersempit, akan digambarkan TKP-nya,” ujar Sena.
Ia tak banyak berkomentar terkait perkiraan orangutan itu meregang nyawa. Melihat luka pembengkakan dan kerumunan belatung, ia menduga orangutan itu tewas beberapa hari lalu.
“Namun, nanti dokter yang bisa memastikan,” singkatnya. (*)
#BLACKSUNDAY

http://kliksangatta.com/berita-3116-orangutan-dewasa-ditemukan-tewas-membusuk-di-sungai-sangatta.html

HASIL OTOPSI COP PADA MAYAT ORANGUTAN DARI SUNGAI SANGATTA

Minggu siang (1/5) Centre for Orangutan Protection (COP) mendapatkan informasi dari Polres Sangatta bahwa telah ditemukan 1 (satu) individu orangutan yang telah mati mengapung di Sungai Sangatta, sekitar Jl. Rawa Indah, Kec. Sangatta Utara, Kab. Kutai Timur, Kalimantan Timur. Setelah berkoordinasi dengan BKSDA Kalimantan Timur, tim APE Crusader (tim reaksi cepat COP) langsung berangkat dari Berau menuju Sangatta dengan seorang dokter hewan.

Senin siang (2/5) drh. Ade Fitria Alfiani dari COP bersama dengan Polres Sangatta dan Balai TNK melakukan nekropsi untuk mayat Orangutan di RSUD Kudungga, Sangatta atas permintaan dari Polres Sangatta untuk bahan awal dilakukan penyidikan jika ditemukan adanya indikasi kematian oleh sebab manusia. Kesimpulan dari nekropsi atau otopsi adalah :

1 Dipastikan adalah satwa primata jenis Orangutan.
2 Berkelamin jantan dengan perkiraan berumur di atas 25 tahun, ditandai dengan gigi M3 dan Cheekpad.
3 Estimasi berat badan 60-80 Kg.
4 Kematian diperkirakan sudah sekitar 5-7 hari lalu hal ini dimungkinkan setelah dianalisa dari waktu Orangutan mengapung di air dan larva yang ada pada mayat Orangutan.
5 Ditemukan luka lebam sebanyak 5 (lima) titik di bagian tubuh orangutan diantaranya sebagai berikut Luka Lebam pada: 
a Cheekpad diameter 3 cm, 
b punggung bagian kiri diameter 15 cm, 
c betis bagian kiri, 
d bagian bahu kanan, 
e dada bagian depan.
6 Ditemukan luka terbuka sebanyak 4 (empat) titik, diantaranya  pada: 
a lengan kanan bagian atas, 
b punggung tangan kiri, 
c bagian telapak kaki dan 
d bagian ibu jari (lingkaran diameter 1 cm).
7 Ditemukan luka sayatan pada
a betis kanan, 
b dada samping kiri dan 
c lengan kiri sepanjang 15 cm dalam 1 cm.
8 Luka bakar pada lengan kanan bagian bawah dengan panjang 20 cm dan lebar 5 cm.
9 Semua kulit/epidermis serta rambut pada orangutan mengelupas, hal ini disebabkan oleh air dan lama mengapung di air.
10 Diduga orangutan ini mati sebelum tenggelam dengan indikasi terapungnya paru-paru dan tidak ditemukan adanya pasir atau kerikil  yang berada di dalam paru-paru.

“Hasil nekropsi hari ini akan kami serahkan secepatnya kepada Polres Sangatta dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam hal ini Balai KSDA Kaltim dan Balai TNK. Kami berharap temuan satu mayat orangutan ini menjadi temuan terakhir yang berada tidak jauh dari pemukiman penduduk. Setelah kita cukup dikejutkan dengan tiga orangutan terbakar di Bontang akhir Februari lalu.”, ucap Paulinus Kristianto, Kapten tim APE Crusader dari COP.

drh. Ade Fitria Alfiani dari COP menjelaskan, “Setelah dilakukan nekropsi tadi siang, betul yang ditemukan di sungai Sangatta kemarin adalah satwa orangutan, berkelamin jantan dan diperkiraan umurnya 25 tahun. Ada beberapa lebam di bagian tubuhnya seperti di pipi/cheekpad, punggung bagian kiri, betis bagian kiri, bahu sebelah kanan dan dada bagian depan.“

Setelah dilakukan nekropsi mayat orangutan dikuburkan di dalam kawasan Taman Nasional Kutai, Senin sore bersama dengan tim Polres Sangatta, TNK dan COP.

Untuk informasi dan wawancara silahkan hubungi:
Paulinus Kristianto (Kapten APE Crusader) 
082152828404 / linus@cop.or.id

WILDTRIP COP: LEARNING AND FUN

Suka jalan-jalan? Suka nikmati alam? Bingung ngak punya teman ngelakuin jalan-jalan ke alam? Kamu harus ikut orangufriends. Orangufriends itu adalah kelompok pendukung Centre for Orangutan Protection. Selama ini, kegiatan yang sering muncul adalah kehebatan orangufriends mengorganisir kegiatan. Mulai dari school visit, campus visit, pameran, acara musik, kampanye dan lain sebagainya. Ternyata orangufriends punya kegiatan yang ringan juga, yaitu WILDTRIP.

Wildtrip kali ini dilaksanaka di Plunyon, tepatnya di kaki Merapi Yogya. Tapi ya namanya berkegiatan alam, sesaat setelah tenda berdiri, tenda diterjang hujan dan angin kencang. Dinginnya malam minggu di kaki gunung Merapi pun menghampiri. Ini tantangan tersendiri. Tubuh harus tetap hangat, dan di mulailah cerita pengalaman hidup masing-masing keluar. Tentu saja ini menambah keakraban orangufriends yang ikut.

Tapi yang namanya COP, ngak mungkinlah hanya senang-senang aja. Kita belajar untuk mengamati burung atau bahasa kerennya Bird Watching. Kenal mas Panji dari Paguyuban Pengamatan Burung Yogya kan? Ya itu dia, mentor yang bersedia berbagi pengetahuan tentang seluk beluk bird watching. Identifikasi burung langsung di alam. Senengnya kita, saat melihat elang terbang bebas di alam. Ini adalah keberuntungan luar biasa bagi peserta wildtrip 16 April 2016 ini.

Lagi-lagi… ini ngak sekedar acara senang-senang. Wildtrip ditutup dengan tanam pohon bersama ACICIS (The Australian Consorsium for ‘In-Country’ Indonesian Studies). Maaf ya… kegiatan COP ya seperti itu. Saat bersenang-senang, kita tetap harus belajar menghargai sesama manusia dan juga alam. (AGA – Orangufriends Yogya).

Page 210 of 260« First...102030...208209210211212...220230240...Last »