SHANTI, PENGUASA DAPUR COP BORNEO

Shanti dengan badannya yang kecil, cantik dan cekatan memastikan “amunisi” untuk para staf COP Borneo. Amunisi yang dimaksud, bukanlah untuk senapan, namun merupakan makanan pagi, siang dan malam yang akan dikonsumsi para staf. Shanti meracik bumbu, memasak hingga menjadi hidangan. “Saya bangun paling awal dan memulai memasak ketika aktivitas teman-teman belum di mulai. Teman-teman harus sarapan dulu sebelum beraktivitas.”, ujar Shanti bagian rumah tangga COP Borneo.

Usia Shanti tergolong muda, dia kelahiran 1996 di Bulungan, Kalimantan Utara. Kedua orangtuanya berasal dari suku dayak. Sejak Juni 2016, Shanti bergabung di COP Borneo. Memastikan perlengkapan COP Borneo bersih, menyusun daftar belanjaan, mengatur menu makanan dan kapan harus belanja bahan kebutuhan pokok harus dijalaninya. Jarak pasar dengan COP Borneo sekitar 1,5 jam sekali tempuh, maka Shanti harus teliti dalam perhitungan dan penentuan daftar belanja.

Ketika ditanya masakan apa yang menjadi favorit teman-teman COP Borneo, Shanti menjawab sambil tertawa, “Mendoan. Teman-teman sangat suka mendoan. Mendoan adalah tempe yang digoreng dengan larutan tepung bumbu dan digoreng tidak kering.”.

Mau tahu suka duka bekerja di COP Borneo versi Shanti? “Sukanya kerja di sini, saya punya banyak saudara dan pengalaman yang sangat berbeda. Dukanya… jika hujan dan bahan makanan habis.”. Tapi jangan kawatir, “Shanti akan mengambilkan sayuran dari ladang ibu dan bapaknya ketika bahan habis dan belum waktunya turun ke kota untuk belanja.”, ujar Shanti dengan senyum lepas. (WET)

THREE GARUDA RESCUED FROM TRADER

Garuda which is the symbol of the Republic of Indonesia is observed more closely resemble the Java Eagle (Javanese Hawk-Eagle).This eagle had a characteristic appearance of black crest towering up that emerge when it reach the age of mature adult. Javanese Hawk-Eagles include in to the Government Regulation No.7 of 1999 for Protected Animals. Any action of capturing, hunting, sale and purchase, and ownership of any reason (such as falconry, Javanese Hawk-Eagle) can be sentenced to a maximum imprisonment of 5 years. This punishment is still relatively mild.

The Javanese Hawk-Eagle is a monogamous animal, i.e; during it’s life, it has only one partner. Threats that usually arise are, eagle eggs are preyed by other animals or deliberately taken by humans. When it grows, eagles are a high-level predators, and are the top consumer in animal kingdom. The difficulty in reproducing and the important role of the eagle makes trafficker punishment and eagle ownership too light.

Friday, July 14th, 2017 Gakkum KLHK together with Polres Malang. Animals Indonesia and COP managed to rescue 3 Javanese juvenile eagles from two suspects of wildlife traders. The two suspects in this one residence area, know each other.

“Concerned and angry . How they (the suspects) do not care about the existence of Javanese eagles in nature. These traders have been operating long enough and we have observed them. This is the first time with a considerable evidence. Even the biggest we’ve ever dealt with.”, said Hery Susanto, coordinator of Anti Wildlife Crime from the Center for Orangutan Protection. (Dhea_Orangufriends)

TIGA BURUNG GARUDA DISELAMATKAN DARI PEDAGANG
Burung Garuda yang merupakan lambang negara Republik Indonesia jika diamati lebih teliti lagi akan menyerupai Elang Jawa (Javan Hawk-Eagle). Ciri khas yang muncul saat mulai dewasa dari burung elang ini adalah munculnya jambul menjulang ke atas berwarna hitam. Elang Jawa termasuk satwa yang dilindungi PP No 7 tahun 1999. Setiap tindakan penangkapan, perburuan, jual beli dan kepemilikan atas alasan apapun (seperti falconry, elang jawa) dapat dijatuhi hukuman penjara maksimal 5 tahun. Hukuman ini pun masih tergolong ringan.

Elang Jawa termasuk hewan monogami, yakni selama hidupnya, dia hanya memiliki satu pasangan. Ancaman yang biasanya muncul adalah, telur-telur elang tersebut dimangsa oleh hewan lain atau sengaja diambil manusia. Saat tumbuh besar, elang merupakan predator tingkat tinggi, dan merupakan hewan konsumen puncak. Sulitnya bereproduksi dan peran elang yang penting membuat hukuman pedagang maupun kepemilikan elang terlalu ringan.

Jumat, 14 Juli 2017 Gakkum KLHK bersama Polres Malang, Animals Indonesia dan COP berhasil menyelamatkan 3 elang jawa remaja dari 2 orang tersangka, pedagang satwa liar. Kedua tersangka yang berada pada satu perumahan ini, saling mengenal.

“Prihatin dan marah. Betapa mereka (tersangka) tidak peduli keberadaan elang jawa di alam. Para pedagang ini sudah cukup lama beroperasi dan kami amati. Baru kali ini berkesempatan dengan barang bukti yang cukup besar. Bahkan yang paling besar yang pernah kami tangani.”, tegas Hery Susanto, koordinator Anti Wildlife Crime dari Centre for Orangutan Protection. (YUN)

UPDATE: AMBON TODAY

Ambon adalah orangutan tertua di COP Borneo. Usianya berkisar 25-27 tahun. Ambon berada di COP Borneo sejak 11 April 2015. Jantan dewasa ini adalah pribadi yang baik dan tenang dengan siapa pun.”Ambon tidak agresif dan menyerang manakala ada aktivitas animal keeper di area kandangnya.”, ujar Danel, koordinator Animal Keeper.

Berbeda dengan orangutan dewasa lainnya yang berada dalam satu blok yaitu Debbie dan Memo. Ambon yang dikenal animal keeper memang berbeda. Tenang, kalem dan bukan tipikal perusak yang jahil.

Pola makannya juga sangat santai dan tidak tergesa-gesa seperti Memo maupun Debbie. “Ambon sangat suka makan kelapa da buah nangka.”, tambah Reza Kurniawan, manajer COP Borneo.

Peluang Ambon untuk dikembalikan ke habitatnya cukup berat. “Namun, semoga harapan kedua dengan cara membuat enclosure untuk masa tuanya dapat terwujud.”, harapan Reza Kurniawan.

Umur yang tua dan tingkat keliaran yang kurang memadai membuat Ambon harus tinggal di COP Borneo. Danel dan animal keeper yang lain berusaha membuat enrichment yang bisa menarik dan menghabiskan waktu cukup lama, agar Ambon asik dengan enrichment tersebut. Enrichment ataupun pengayaan sangat diperlukan. Apakah kamu punya ide untuk membuat enrihment untuk Ambon?

Bantu kami dengan membeli COP_merchandise di instagramnya COP. Atau kamu bisa langsung berdonasi lewat http://www.orangutan.id/what-you-can-do/
Terimakasih.

Page 2 of 12512345...102030...Last »