BIG WILDLIFE DEALER GOT 9 MONTHS JAIL ONLY

This is why illegal wildlife trade goes rampant in Indonesia. We need at least 1 year to develop trust to one of a main player: MZ from Yogya. He control online trade of illicit trade of wildlife in Central Java. 3 months ago, a join team of COP and police set him up in Semarang. We confiscated 1 sun bear, a binturong, a langur, 3 phyton snake and 13 peacock. It is not fair.
According to Law No.5.he should get up to 5 years jail.
PEDAGANG BERUANG MADU BANTUL HANYA DIHUKUM 9 BULAN
Melalui sidang ke-7 Senin, 20 Juni 2016 terdakwa MZ kasus pedagang satwa liar di Bantul, Yogyakarta dikenakan hukuman 9 bulan dengan denda Rp 2.000.000,00 subsider 1 bulan. MZ tertangkap tangan (8/2/2016) dengan barang bukti satu anak beruang madu, satu binturong, satu bayi lutung, satu elang bondol hitam, tiga ekor ular sanca bodo dan tigabelas anakan merak.
“Jika hukuman yang dikenakan masih ringan seperti ini, pedagang satwa liar yang dilindungi akan semakin sulit dibendung. Ini adalah kasus kejahatan serius.”, tegas Daniek Hendarto, kapten APE Warrior, Centre for Orangutan Protection.
Berdasarkan pasal 21 ayat (2) huruf a Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

APE CRUSADER SAVED BABY APUNG

The APE Crusader Team rescued a two weeks baby from a local in Tumbang Koling village last night. We call him, APUNG. Just like human baby, he is still very weak. Just drink milk. If he drink too much, he started diarrhea. We took him to nearest Centre: BOS Nyarumenteng. Hope he can survive.
It been a week, this team patrolling in Central Kalimantan. The mission to spot the illegal captivity and to monitor the potential threat towards orangutan. At least 3 orangutans cases in our list now and also a big plan from a RSPO member to clear forest have been identified. Thanks to Orangutan Outreach as well as Georgina Stewart for supporting us.
Tim APE Crusader baru saja menyelamatkan satu bayi orangutan dari desa Tumbang Koling tadi malam. Seperti halnya bayi manusia yang masih sangat lemah, ia hanya minum susu. Jika terlalu banyak dia mulai mencret. Kami membawanya ke pusat penyelamatan terdekat: BOS Nyarumenteng. Semoga dia bisa bertahan hidup.
Sudah seminggu ini Tim APE Crusader berada di Kalimantan Tengah dalam perjalanan patroli rutinnya. Sudah ada beberapa informasinya orangutan yang dipelihara illegal oleh masyarakat setempat dan juga rencana – rencana pembabatan hutan yang akan dilakukan oleh perusahaan kelapa sawit. Terima kasih kepada Orangutan Outreach dan Georgina Stewart yang mendukung penuh operasi tim ini.

ORANGUFRIENDS’ EFFORT TO SAVE THE STRANDED PILOT WHALE

PROBOLINGGO – June 15, 2016 29 Pilot Whale were stranded in Pesisir
Village, Gending, Probolinggo, East Java. BPSPL Denpasar, Satker Surabaya,
Section 3 Jember BKSDA East Java, DKP Probolinggo, Koramil Gending, PosAI
Paiton, Veterinary Faculty of Unair and Jakarta Animal Aid Network (JAAN)
together with COP represented by Orangufriends Malang and Animals
Indonesia strive to save those stranded whale. The group of the whales
was stranded possibly because one of them got a problem. Once a whale got
a problem, then the other whales usually help and get themselves
stranded. Pilot Whales have a strong relation among their group members
and will help each other, even though it needs to sacrifice their own
safety.
We tried to get there as soon as possible and hoped that the stranded
whale could be released back to the ocean, hoped Algriawan Bayu in his
way to Probolinggo. Orangufriends Malang together with Animals Indonesia
keep monitoring the beach to check some locations in which some whales are
possibly stuck and to help the medical team to perform necropsy and
autopsy on the corpses of whale discovered.
From 29 stranded whales, 9 were found dead along the beach in Pesisir
Village and one was found dead at Bentar Beach, Probolinggo. (WET)
USAHA MENYELAMATKAN PAUS PILOT YANG TERDAMPAR
PROBOLINGGO – 15 Juni 2016, dua puluh sembilan Paus Pilot terdampar di desa Pesisir, kecamatan Gending, Probolinggo, Jawa Timur. BPSPL Denpasar, Satker Surabaya, Bidang 3 Jember BKSDA Jawa Timur, DKP Probolinggo, Koramil Gending, PosAI Paiton, FKH Unair, Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Centre for Orangutan Protection (COP) lewat Orangufriends dan Animals Indonesia bersama-sama menyelamatkan paus pilot terdampar ini. “Terdamparnya kawanan paus pilot ini kemungkinan disebabkan satu paus mengalamin masalah. Saat satu mengalami masalah, biasanya paus lainnya berusaha untuk membantu dan ikut terdampar. Paus pilot memang memiliki hubungan kekeluargaan yang sangat kuat dan saling menolong, sekalipun mengorbankan keselamatannya sendiri.”, ujar Benvika dari JAAN.
“Berusaha secepatnya tiba di lokasi berpacu dengan waktu dan berharap tadi malam paus-paus yang terdampar berhasil kembali ke lautan.”, harapan Algriawan Bayu dalam perjalanannya. Orangufriends Malang Malang bersama Animals Indonesia menyusuri pantai untuk memeriksa lokasi yang mungkin saja masih ada paus yang terjebak dan membantu tim medis melakukan nekropsi (autopsi) pada mayat paus yang ditemukan.
Dari 29 paus yang terdampar, sembilan ditemukan mati di pantai desa Pesisir dan satu ditemukan mati di pantai Bentar, Probolinggo. (WET)

Page 193 of 250« First...102030...191192193194195...200210220...Last »