11 operations, 146 rescued

The internet is the world’s largest marketplace. Largely unregulated, anonymous, open 24 hours a day and virtually unlimited in reach, it offers endless opportunities for criminal activities, among them a flourishing illegal trade in protected wildlife. Since 2012, COP and Ministry of Forestry and Indonesian Police conducted 11 raids. It saved 146 protected and rare wild animals. At least 14 people grilled and 8 people jailed.
No doubt that COP is one of the most effective group in combating wildlife trafficking in Indonesia. Wildlife trade cause needless suffering for animals.

Internet adalah pasar terbesar di dunia. Sebagian besar tidak diatur, anonim, buka 24 jam sehari dan jangkauannya tak terbatas, menawarkan kesempatan tak terbatas untuk kegiatan kriminal, di antaranya adalah perdagangan ilegal satwa liar yang dilindungi. Sejak tahun 2012, COP bersekutu dengan Kementerian Kehutanan dan Kepolisian Indonesia telah melaksanakan 11 kali operasi penggerebekan. 146 satwa liar langka yang yang dilindungi berhasil diselamatkan. Setidaknya 14 orang diinterigasi dan 8 diantaranya telah dipenjara. Tidak diragukan lagi COP adalah salah satu kelompok paling efektif dalam memerangi perdagangan satwa liar di Indonesia. Perdagangan menyebabkan penderitaan yang tak perlu pada satwa liar.

Balqis melawan!

Balqis, alumni COP School Batch #4 sedang merawat seekor bayi Lutung Jawa yang disita dari seorang pedagang satwa liar di Jawa Timur. Perburuan dan perdagangan satwa liar adalah ancaman serius bagi ekosistem. Balqis dan rekan -rekannya telah menempatkan dirinya dalam posisi yang tepat: menjadi solusi.
COP School adalah pintu masuk bagi Balqis dan rekan – rekannya untuk memasuki dunia konservasi satwa liar yang dinamis dan menantang. Informasi pendaftaran COP School silakan hubungi : hery@cop.or.id. Tempat terbatas.

Kamera vs Buldoser

Pada mulanya, COP dibentuk sebagai respon darurat atas pembantaian orangutan sebagai dampak langsung pembabatan hutan untuk membuka perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Hal pertama yang dilakukan adalah membuka mata dunia mengenai apa yang sesungguhnya terjadi. Caranya: buat film dan foto sebanyak – banyaknya lalu sebarkan. Opini dibangun dan dukungan publik dikerahkan agar hukum ditegakkan. 2 orang pendiri COP ini akan membagi pengalamannya bagaimana menggunakan Canon sebagai meriam untuk melawan buldoser. Jelas ini bukan kerja mudah karena harus berurusan dengan uang besar mampu membeli apa saja termasuk nyawa. Pastikan kamu kebagian kursi COP School tahun ini. Hubungi : hery@cop.or.id .

Page 144 of 151« First...102030...142143144145146...150...Last »