We are developing COP Campus

For about 5 years, we rely on the generosity of the Daniek’s family that provide us free house for office and camp for the APE Warrior Team and COP School in Yogya. As it is located in the middle of neighbourhood, off course we often disturb environment. Can you imagine how bad the noise from many youngsters everyday? That is why we feel that we need to develop our own, away from kampong. Again, the Daniek’s family show their generosity. They provide us land in the middle of paddy field. Wow! A Javanese traditional house in a beautiful place. Today, we set up main frames. Hopefully, the main building will be settled within two week. For the students of the COP School Batch #5, you will be there!

Selama kurang lebih 5 tahun, kami mengandalkan kebaikan dari keluarga Daniek yang menyediakan kami rumah gratis untuk kantor dan kamp bagi APE Warrior dan COP School di Yogya. Dikarenaan terletak di tengah pemukiman, tentu saja kami sering menyebabkan gangguan. Daptkah kamu membayangkan suara berisik yang ditimbulkan oleh banyak anak muda setiap hari? Karena itulah kami merasa bahwa kami perlu membangun sendiri tempat kami, jauh dari Kampung. Lagi, keluarga Daniek menunjukkan kebaikannya. Mereka menyediakan lahan di tengah sawah padi. Wow! Akan berdiri sebuah rumah tradisional Jawa di tempat yang indah. Pada hari ini kami memasang kerangka bangunan utama. Diharapkan, akan selesai dalam waktu 2 minggu. Bagi para siswa COP School Batch #5, kamu akan berada di sana!

RESCUED: UNYIL.

Following report from the COP’s APE Crusader Team, a team from Wildlife Authority and COP’s APE Defender Team rescued Unyil, a 4 years old who live inside a toilet. Once he arrived in the centre, our vet Imam do several check. Unyil have to be quarantined for a while until we determine wether he is free or not from any contagious diseases like Tuberculin and Hepatitis.

Unyil case is very common in Indonesia. People try to help animals from trade and be the hero in the wrong ways. They pay the proposed price from traders and look after them as family members. The ex owner of Unyil even celebrated Unyil’s “birthday” every Valentine Day, give him human food and shower him everyday.

Menindaklanjuti laporan dari tim APE Crusader, maka tim gabungan dari BKSDA dan APE Defender segera bergerak untuk menyelamatkan Unyil, anak orangutan berusia 4 tahun yang tinggal dalam sebuah toilet. begitu sampai di tempat kami, dokter hewan Imam melakukan beberapa test. Unyil harus dikarantina dulud beberapa waktu untuk menentukan apakah dia mengidap penyakit menular Tubercolusis dan Hepatitis.

Kasus seperti Unyil sangat umum terjadi di Indonesia. Orang – orang mencoba menolong satwa dari perdagangan dengan membelinya. Mereka membayar harga yang diatwarkan penjual dan memperlakukannya sebagai anggota keluarga. Pemilik Unyil bahkan merayakan “ulang tahun” Unyil setiap Hari Valentine, memberikannya makanan manusia dan memandikan setiap hari.

 

Who is in the toilet?

Sorry to this bad news. Our APE Crusader team just discovered this in a toilet. We have not enough words to tell his misery.

Maaf untuk berita buruk ini. Tim APE Crusader tim menemukan ini dalam sebuah toilet. Kami tidak punya cukup kata untuk menggambarkan penderitaannya.

Page 122 of 134« First...102030...120121122123124...130...Last »