MICHELLE KEMBALI KE KANDANG KARANTINA

Ada perasaan lega dari seluruh tim yang bertugas mengawasi pulau pra-rilis orangutan COP Borneo di Berau, Kalimantan Timur. Perasaan ini juga bercampur dengan kesal karena harus mengangkat kandang yang tak ringan kembali ke kandang karantina. Michelle, orangutan yang memiliki kesempatan kembali ke habitatnya harus kembali ke kandang karantina. “Iya, dia harus turun kelas, bukan tinggal kelas lagi.”.

Seminggu ini, Michelle bahkan tak pernah beranjak dari terminal tempat pemberian pakan orangutan di pulau orangutan. Air sungai bisa saja sewaktu-waktu naik. Pengalaman buruk pada orangutan Debbie seperti menghantui tim. Tim tidak ingin, Michelle bernasib sama, hanyut saat banjir tiba-tiba menghampiri.

“Biasanya, kami dengan bahagia mengangkat kandang berisi orangutan yang mencapai 100 kg ini. Tapi kali ini kesal. Michelle punya kesempatan besar, tapi dia terlihat tidak berkembang. Masuk ke dalam pulau dan menjelajah pulau pun tidak dilakukannya. Pohon tinggi-tinggi pun tak pernah dipanjatnya.”, ujar Simson, perawat satwa.

 

SIMSON MENYUKAI ORANGUTAN HAPPI

Happi adalah orangutan jantan yang selalu menghabiskan waktunya di atas pohon. Setibanya di sekolah hutan COP Borneo yang berada di KHDTK Labanan, Berau, Kalimantan Timur, Happi akan langsung memanjat pohon. Happi tak akan menyia-nyiakan kesempatan menjelajahi kelas sekolah hutan ini. 

Apa saja yang dilakukannya? Berpindah dari satu pohon ke pohon yang lain. Lalu… berdiam di satu pohon saat siang dan terlihat lelah berpindah-pindah. Sesekali, Happi terlihat seperti membuat sarang dan mencoba dedaunan yang dapat dijangkaunya. 

Simson menyukai orangutan Happi karena tidak membuatnya repot. Simson bisa dengan santai menunggu di hammock sembari mengamatinya dari bawah dan tentu saja mencatat aktivitas Happi di buku catatan sekolah hutan. 

Ketika sekolah hutan usai, Simson tinggal memanggil Happi untuk turun. “Hippi… susu…!”, atau “Hippi… turun.”, sembari membawa pisang di tangannya. Apakah kalian menyukai Happi juga? 

 

EVALUASI TIGA BULAN MICHELLE DI PULAU ORANGUTAN

Hi Michelle… apakabar mu? Michelle adalah orangutan yang sangat manja. Michelle dinilai sangat tergantung dengan manusia saat dia berada di sekolah hutan. Kedekatannya dengan manusia tidak terlepas dari perilaku perawat satwa yang merawatnya saat di kebun binatang dulu. Perlakuan perawatnya yang menganggapnya seperti anaknya sendiri benar-benar membuat tim APE Defender yang merawat Michelle di Pusat Rehabilitasi Orangutan COP Borneo kewalahan. Michelle terkenal sangat manja.

Juli 2019 yang lalu, Michelle menjadi penghuni pulau pra-rilis COP Borneo. Michelle menjadi satu-satunya orangutan betina kandidat pelepasliaran pusat rehabilitasi yang berada di Berau, Kalimantan Timur ini. Karena selama dua tahun terakhir ini, COP Borneo hanya melepasliarkan kembali orangutan jantan. Namun sayang, hasil evaluasi Michelle tidak begitu baik.

Patroli tengah malam yang dilakukan tim pos pantau COP Borneo beberapa kali memergoki Michelle tidur di gresik pulau, bukan di atas pohon selayaknya orangutan liar yang selalu membuat sarang di sore hari untuk tidurnya. Usaha tim APE Defender dengan membuatkan sarang di pohon dan mengusirnya dari gresik untuk masuk ke dalam pulau yang penuh dengan pohon juga tidak begitu berhasil. 

Hingga datanglah musim hujan. Evaluasi tiga bulanan untuk Michelle pun keluar. Selama tiga bulan Michelle tak juga membuat sarang. Kebiasaan tidur di gresik membahayakannya, karena sungai bisa sewaktu-waktu naik dan menyapu gresik. Michelle pun ditarik kembali ke kandang karantina. 

Page 12 of 305« First...1011121314...203040...Last »