ORANGUFRIENDS MAIN KE SALAM

Jumat pagi, 6 Maret 2020 camp APE Warrior mendadak sibuk. Relawan Centre for Orangutan Protection yang tergabung di Orangufriends Yogyakarta melakukan kunjungan ke Sanggar Anak Alam (SALAM) yang beralamat di Nitiprayan RT 04 Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Kali ini Orangufriends berkesempatan menyampaikan materi tentang apa itu orangutan. 

“Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta.”, peribahasa yang mengawali penyadartahuan ke murid-murid SD SALAM tentang keadaan orangutan dan pentingnya upaya pelestarian orangutan guna menjaga keseimbangan hutan Indonesia terutama di Kalimantan dan Sumatera juga menjadi tujuan kunjungan minggu ini. 

Teriakan semangat dan gelak tawa pun mengiringi materi pengenalan kera besar. Permainan-permainan yang atraktif dan menghibur serta kuis di akhir materi menjadi tolok ukur apakah mereka memahami materi yang disampaikan. “Ternyata… mereka serius mendengarkan materi, mereka juga berani mengutarakan pendapat, mereka jujur ketika berbuat kesalahan dan berani bertanggung jawab serta mengakui kesalahan tersebut. Kunjungan ke sekolah hari ini menjadi istimewa. Kami pun saling belajar.”, ujar Muhammad Zakky Teja Sukmana, COP School Batch 10 yang ikut dalam school visit ke SALAM.

Upaya pelestarian orangutan dapat dilakukan dengan cara apa saja, salah satunya melalui edukasi dan penyadartahuan kepada anak-anak dari usia sedini mungkin. COP percaya, siapapun orangnya, berapa pun usianya, apapun latar belakangnya dan bagaimana pun caranya, semua orang dapat berkontribusi dalam menyelamatkan satwa asli Indonesia ini. (Zakky_COPSchool10)

BERANI BUKAKAN KELAPA UNTUK ORANGUTAN LAINNYA

Berbagai cara orangutan makan kelapa. Kali ini, kelapa dimasukkan ke kandang orangutan dalam keadaan utuh, lengkap dengan sabutnya. Orangutan Berani langsung mengambil kelapa dan mulai membuka bagian terluarnya. Tidak ada yang berani mengganggunya, bahkan Annie sekalipun, apalagi Owi. Mereka hanya bisa melihat Berani dari jauh sampai kelapa berhasil dibuka.

Berani terlihat sangat menimati daging kelapa, sehingga Annie beberapa kali mencoba untuk mengambil bagian putih dari kelapa yang dibuka oleh Berani. Namun Annie selalu mendapat gigitan dari Berani. Annie menjerit dan mulai marah. 

Sampai pada akhirnya, Happi mendekati Berani dan tanpa penolakan sama sekali. Kesempatan bagi Annie dan Owi yang berada satu kandang orangutan jantan ini untuk ikut mencicipi kelapa. Berani pun akhirnya mempersilahkan teman-teman sekandangnya untuk memakan kelapa yang berhasil dibukanya. Berani… kamu baik sekali… (WET)

HERCULES MEMBUAT SARANG DI PULAU ORANGUTAN

Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Setelah lebih dari dua bulan dipindah ke pulau pra-rilis orangutan bersama Nigel, kabar baik datang dari Hercules. Hercules membuat sarang di pohon.

Belum lama ini, Nigel dan Hercules kembali bertengkar hebat. Hercules kalah dan terlihat sangat takut pada Nigel. Hercules tidak berani turun ke tanah bahkan untuk mengambil makanan pun, Hercules sangat waspada. “Kami harus memisah tempat pemberian makanan. Jika Nigel di sisi utara, maka makanan Hercules kami letakkan disisi selatan.”, ujar Simson, perawat satwa yang kebetulan bertugas di pulau orangutan. 

Beberapa hari setelah kejadian itu, terlihat beberapa patah-patahan ranting yang membetuk seperti sarang. Ternyata itu sarang Hercules. Sampai saat ini, sudah terlihat dua sarang buatan Hercules. Sarang Hercules masih terlihat belum sempurna tetapi setidaknya, dia sudah tidak tidur di dahan pohon lagi. (WET)

Page 11 of 318« First...910111213...203040...Last »