BONTI, FOREST SCHOOL CLASS WINNER OF MARCH 2018

This is Bonti whose development is very fast since the beginning of 2018. Bonti who usually mimicking Owi behavior now can not be underestimated anymore. Even Owi until now still can not make a nest. Be insterested to make one was not on her mind.

Perhaps Bonti’s fear of the animal keeper makes Bonti the orangutans up on the tree. “We did force the to stay on the tree. Forcing them to play, eat or rest on the tree. Rattan thorns will soon land on the bodies of these little orangutans, if they come down from the trees, not in time.”, Says Amir Aryadi, animal keeper COP Borneo. “Sad anyway… but orangutans are aboreal animals. Most of the activities are in trees. Our dream, for these orangutans can go back to the forest and survive there. The forest is their home.”, Amir continued.

Three-moths report is out. Bonti manages to surpasses Happi. Bonti is getting better at making nests. The average height of the nest he made was on the 20 meters high. In a day, Bonti smart to find food in the forest school. He always looked at the leaves he has gathered. He allso did not hesistate to bite the bark of a tree, put his hand into the hole in the tree and scraped the rotting wood.

Let’s help Bonti via
https://kitabisa.com/orangindo4orangutan (Dhea_Orangufriends)

BONTI, JUARA KELAS SEKOLAH HUTAN MARET 2018
Ini dia Bonti yang perkembangannya sangat pesat sejak awal 2018 ini. Bonti yang biasanya hanya bisa mengikuti semua prilaku Owi kini tak bisa dianggap remeh lagi. Bahkan Owi hingga saat ini belum bisa membuat sarang, tertarik membuatnya saja tidak.

Mungkin ketakutan Bonti pada animal keeper membuat orangutan Bonti terpacu untuk terus berada di atas pohon. “Kami memang memaksa mereka untuk terus berada di atas pohon. Memaksa mereka bermain, makan ataupun istirahat di atas pohon. Duri rotan akan segera mendarat di tubuh orangutan-orangutan kecil ini, jika mereka turun dari pohon, tidak pada waktunya.”, cerita Amir Aryadi, animal keeper COP Borneo. “Sedih sih… tapi orangutan itu satwa aboreal. Sebagian besar aktivitasnya ya di pohon. Mimpi kami, orangutan-orangutan ini bisa kembali ke hutan dan bertahan hidup di sana. Hutan adalah rumah mereka.”, lanjut Amir lagi.

Rapor tiga bulanan sudah keluar. Bonti berhasil melampaui Happi. Bonti semakin mahir membuat sarang. Rata-rata ketinggian sarang yang dibuatnya adalah 20 meter. Dalam sehari, dia bisa membuat dua buah sarang. Tak hanya itu, Bonti pintar mencari makanan di sekolah hutan. Dia terlihat selalu mencoba daun-daun yang berhasil diraihnya. Dia juga tak ragu-ragu menggigiti kulit pohon, memasukkan tangannya ke dalam lubang di pohon dan mengorek-ngorek kayu lapuk.

Yuk bantu Bonti lewat https://kitabisa.com/orangindo4orangutan

MASA KARANTINA ANNIE, ORANGUTAN YANG BARU MASUK COP BORNEO

Pemeriksaan kesehatan untuk orangutan yang baru saja masuk ke pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo adalah mutlak dilakukan. Orangutan akan menjalani masa karantina minimal 2 bulan untuk dievaluasi secara keseluruhan baik itu medis maupun prilakunya. Apun, orangutan yang baru saja dievakuasi dari desa Merapun, Muara Wahau, Kalimantan Timur mulai menjalani tahapan ini. Ini adalah jalan panjang yang akan dilalui untuk kembali ke habitatnya. Apun berganti nama menjadi Annie.

Annie adalah orangutan jantan yang berusia 4 tahun. Kondisi fisiknya saat ini normal tanpa luka. Namun pemeriksaan medis lebih lanjut seperti feses, urine dan sputum akan menyusul hasil dari laboratorium. “Semoga hasilnya baik, dan Annie bisa ikut kelas sekolah hutan.”, ujar drh. Ryan dengan nada positif.

Annie terlihat pasrah saat pengukuran fisik dilakukan. “Dia bahkan terlihat menikmati sekali.”, ujar Anen, animal keeper yang membantu tim medis. “Namun sayang… sikap jinaknya ini pasti akan merepotkan. Ayo Annie… kamu harus mengejar ketertinggalanmu. Menjadi liar ya!”, Anen pun tak canggung lagi mengajak berbicara orangutan. Anen memperlakukan orangutan kecil seperti adiknya sendiri, dia akan segera memarahi orangutan jika mereka bermalas-malasan. “Orangutan kecil itu persis seperti anak kecil, minta perhatian dan seenaknya. Semoga hasil medis Annie baik agar bisa segera bergabung di sekolah hutan.”.

HAPPI BERMAIN BERSAMA ORANGUTAN LAINNYA

Apa sih yang selalu diinginkan anak-anak? “Main!!!”. Namanya juga anak-anak… ya dunianya bermain, walau saat ini serangan gawai/gadget menyerang dunia anak-anak jaman NOW. Permainan pun berubah dari berlarian di lapangan menjadi duduk menghadap gawai/gadget tadi. Tapi untungnya… sekolah hutan tak mengenal gawai, hahaha….

Orangutan Happi adalah yang paling suka mencari teman bermain. Jika sebelumnya Happi dikenal karena ketidak peduliannya pada siapapun jika dia sudah mulai memanjat pohon dan asik sendiri, berbeda dengan perkembangannya dalam 3 bulan terakhir ini.

Ya… Happi mengamati orangutan lainnya saat dia berada di atas. Tapi sekarang, dia akan segera turun mendekati Popi ketika melihat Popi bermain sendirian di bawah. Tak hanya ke orangutan Popi saja. Happi juga akan segera bergabung bersama Owi dan Bonti yang sedang asik bergelantungan di akar pohon. Bermain bersama lebih menyenangkan kah? (WET)

Page 10 of 202« First...89101112...203040...Last »