BATALKAN KOMPETISI BERBURU TUPAI!

Centre for Orangutan Protection memanggil seluruh orangufriends, untuk memperhatikan, menyebarluaskan dan menggagalkan kompetisi berburu tupai!

Sniper Boyolali lagi ‘lali’ kalau senapan angin di Peraturan Kapolri No 8/2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga. Sangat tegas Kapolri membuat aturan di Pasal 4 ayat 3, “Senapan angin digunakan untuk kepentingan olahraga menembak sasaran atau target.”. Pasal 5 ayat 3, “Senapan angin hanya digunakan dilokasi pertandingan atau latihan.”. “Perintah Kapolri loh pak Inspektur Jenderal Polisi Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum.”.

Dirjen Gakkum KLHK mengeluarkan surat S.31/PHLHK/PPH/GKM.2/3/2018 tanggal 16 Maret 2018 untuk menegakkan aturan Kapolri di atas. Semoga Gakkum tidak lupa dan bisa menjalankan amanah suratnya sendiri.

Dan PERBAKIN juga sudah mengeluarkan edaran 257/SEKJEN/PB/III/2018 untuk seluruh Pengurus Perbakin untuk tidak menembak satwa dengan senapan angin. Sekali lagi ditegaskan bahwa menembak satwa dengan senapan angin di luar arena menembak adalah melanggar aturan hukum.
Semoga cukup teman-teman komunitas Sniper Boyolali saja yang ‘lali’, tidak dengan Bapak Kapolda Jawa Tengah, Direktur Jenderal GAKKUM KLHK dan Perbakin. (DAN)

Comments

comments

You may also like