Wow, this is Annie. Orangutan who has only been 5 months in the forest school class. Annie is a picky orangutan, including in choosing the person who is going to be his keeper when the forest school class takes place. If jhonny is going to carry him to the school, Annie immediately approaches and hugs Jhonny. But if it’s not Jhonny, Annie would rather stay in the cage, pretend not to see and be cool with himself.

“This also what convinced the animal keepers who are local people that orangutans are unique individuals.”, said Wety Rupiana, COP Borneo manager, an orangutan rehabilitation centre founded by Indonesian young generation.

The character of each orangutan is a separate record in the centre. This will facilitate the handling of orangutans while in forest school classes. Annie was also recorded as the best orangutan in climbing trees and exploring the forest after Bonti orangutan in the last three months. “A very good development!”, said Reza Kurniawan, COP primate anthropologist, while reading the quarterly reports of orangutans. (SAR)

Wow, ini dia Annie. Orangutan yang baru lima bulan di kelas sekolah hutan. Annie adalah orangutan yang pemilih, termasuk memilih orang yang menjadi keepernya saat kelas sekolah hutan berlangsung. Jika Jhonny yang akan menggendongnya ke hutan, Annie langsung mendekat dan mameluk Jhonny. Namun jika bukan Jhonny, Annie seperti memilih tetap berada di kandang saja. Pura-pura tidak melihat dan asik dengan dirinya sendiri.

“Ini pula yang menyakinkan para animal keeper yang merupakan orang lokal bahwa setiap orangutan adalah individu yang unik.”, ujar Wety Rupiana, manajer COP Borneo, pusat rehabilitasi orangutan yang didirikan putra-putri Indonesia ini.

Karakter setiap orangutan menjadi catatan tersendiri di pusat rehabilitasi. Ini akan mempermudah penanganan orangutan saat berada di kelas sekolah hutan. Annie juga tercatat sebagai orangutan terbaik dalam memanjat pohon dan menjelajah hutan setelah orangutan Bonti dalam tiga bulan terakhir ini. “Suatu perkembangan yang sangat baik!”, ujar Reza Kurniawan, antropolog primata COP saat membaca laporan tiga bulanan orangutan.



You may also like