SAMPEL DAHAK ORANGUTAN LECI, BERSIH

Pembawaan sampel dahak orangutan merupakan ketegangan tersendiri. “Dari pusat rehabilitasi orangutan COP Borneo ke kota Berau saja sudah 90 menit. Belum lagi terbang dari Berau, transit di Balikpapan dan ke Jakarta. Lanjut lagi bandara ke Laboratorium Mikrobiologi UI yang macetnya sulit diprediksi.”, urai Ryan Winardi, dokter hewan COP Borneo. Sampel mustahil dikirim lewat ekspedisi karena sampel hanya bisa bertahan dalam waktu 24 jam. Selain itu, suhu yang menjaga sampel tersebut harus dalam kisaran 4-8 derajat celsius.

Namun kesulitan itu terbayar saat sampai laboratorium dan sampel masih berada dalam kondisi baik. Hasil yang dapat diketahui seminggu kemudian juga merupakan penantian yang mendebarkan. Dan jika gagal, kalkulasi biaya dan waktu pun membayangi. Hasilnya… Yes… si lincah Leci bisa dilepasliarkan kembali.

Tahap demi tahap rehabilitasi orangutan Leci berjalan. Tentu saja ini atas dukungan semua pihak baik pemerintah, perorangan dan lembaga lainnya. Saat ini, Leci menunggu lampu hijau lokasi pelepasliaran. Lokasi yang kelak menjadi rumah baginya. Bantu orangutan Leci untuk proses lepas liar dan monitoring setelahnya yuk… email kami jika kamu bisa menjadi relawan info@orangutanprotection.com

Comments

comments

You may also like